Himbauan, Larangan Berlayar
Selasa, 20 Januari 2009
Himbauan Larangan Berlayar Diperkirakan Hingga Akhir Februari
JAKARTA--MI: Direktur Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Departemen Perhubungan Ahmad Syukri mengatakan kondisi pelayaran di perairan Indonesia hingga saat ini masih terganggu akibat cuaca buruk.
Tiga wilayah perairan yang masih terganggu cuaca buruk antara lain adalah Kupang, Merak-Bakauheni, dan Padang Bay Lembar (Bali-Lombok). "Hampir semua terganggu, tapi kapal ukuran besar ada yang masih tetap lewat," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/2).
Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), ucapnya, diperkirakan cuaca buruk akan terus berlangsung hingga akhir Februari mendatang. "Jadi himbauan untuk tidak berlayar ini mungkin juga sampai akhir Februari,".
Selama satu minggu terakhir, perairan Kupang Nusa Tenggara Timur, adalah wilayah yang paling parah terkena dampak cuaca buruk. Menurut Syukri, sejak seminggu lalu kapal penyeberangan di wilayah itu tidak berlayar sama sekali.
Adapun di pelayaran Merak-Bakauheni, meskipun ada yang diperbolehkan tetap berlayar, namun cuaca buruk mengakibatkan satu kapal yang sedang bersandar menabrak dermaga.
Sementara itu, Kepala Humas PT ASDP Winanda mengungkapkan hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah nilai kerugian akibat operasi kapal terhenti karena cuaca buruk. "Sampai sekarang masih kita hitung, karena biaya operasional tiap kapal berbeda-beda," ujarnya.
Winanda juga mengaku belum mengetahui persis berapa jumlah kapal yang mesti terhenti beroperasi. "Sebab masih ada yang tetap beroperasi meski tidak sesuai jadwal," imbuhnya.
Saat ini PT ASDP mengoperasikan 38 kapal komersil dan 44 kapal perintis. Penyeberangan Merak-Bakauheni, sambungnya, masih tetap beroperasi seperti biasa, terutama oleh kapal-kapakl penyeberangan berukuran besar. (Slv/OL-03)
Sumber : media-indonesia.com
| superadmin
Baca Juga