Sekilas Tentang PT. Intan Pratama Trans
PT. Intan Pratama Trans (Inpra Trans) merupakan perusahaan forwarding dengan konsentrasi jasa muatan kapal laut (EMKL) yang melayani pengiriman barang untuk semua rute di Indonesia. Dengan konsep yang dikelola secara profesional dan mengutamakan service yang baik bagi pihak-pihak yang berkepentingan dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Kamis, 29 Januari 2009
Waspadai, Gelombang Tinggi Hingga 2 Februari 2009
Mulai 29 Januari hari ini hingga 2 Februari 2009 mendatang tinggi gelombang di Laut Jawa meningkat cukup drastis, bisa mencapai 5 meter. Ini sangat bahaya untuk aktifitas pelayaran.
Selasa, 20 Januari 2009Cuaca Buruk, Kapal tujuan Makassar dan Kalimantan Diminta hentikan pelayaran
SURABAYA | Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) memperingatkan adanya kemungkinan cuaca buruk dengan gelombang tinggi 2 hingga 5 Meter dalam dua hari ini di perairan laut Jawa, Senin (12/1).
Selasa, 20 Januari 2009Penundaan Pelayaran Akibat Cuaca Buruk Terus Berlanjut
SURABAYA -- Penundaan pelayaran akibat cuaca buruk terus berlanjut di Surabaya. Kemarin, dari 40 pelayaran kapal yang rata-rata bertolak dari pelabuhan Tanjung Perak per hari, sedikitnya separuh di antaranya terpaksa ditunda keberangkatannya. Kondisi ini berlangsung sejak Jumat pekan lalu.
Himbauan Larangan Berlayar Diperkirakan Hingga Akhir Februari
JAKARTA--MI: Direktur Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Departemen Perhubungan Ahmad Syukri mengatakan kondisi pelayaran di perairan Indonesia hingga saat ini masih terganggu akibat cuaca buruk.
Rabu, 10 Desember 2008CONTAINER DAN PROBLEMNYA
Banyak kendala dalam kegiatan operasional yang dilakukan oleh perusahaan forwarding/EMKL. Tentu saja, problem tersebut banyak merugikan perusahaan. Salah satu masalah yang acapkali harus dihadapi adalah masalah penagihan biaya Repair Container oleh perusahaan pengelola depot container kepada importir. Kasus yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah kerusakan pada container pada saat diserahkan kepada depot container, setelah container distripping di gudang importir. Masalah Repair Container tersebut, dalam prakteknya sulit ditangani dan diselesaikan secara tuntas. Mengapa?